Pengaruh Bentuk Inti Bendungan Urugan Terhadap Potensi Rembesan dan Stabilitas Gempa

  • Julita Hayati Institut Teknologi Sumatera
  • Afif Nur Hani Institut Teknologi Sumatera
  • Rahmat Kurniawan Institut Teknologi Sumatera
  • Andius Dasa Putra Universitas Lampung
  • Erdina Tyagita Utami Institut Teknologi Sumatera

Abstract

Pada umumnya bendungan direncanakan untuk menampung air sebagai pengendali banjir, penyedia air baku dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Mengingat besarnya kapasitas yang ditampung oleh bendungan, studi dan analisis tentang potensi bahaya pada bendungan yang disebabkan oleh rembesan dan gempa perlu dilakukan. Pada penelitian ini, analisis terhadap potensi bahaya rembesan dan gempa dilakukan dengan tiga bentuk inti bendungan untuk mengkaji bentuk yang efektif dan aman. Analisis awal dilakukan terhadap konfigurasi bentuk inti bendungan didapatkan bahwa bentuk inti bendungan siku menghasilkan debit rembesan paling kecil. Dari hasil analisis terhadap potensi erosi buluh, angka keamanan yang paling tinggi ditunjukkan pada bentuk inti bendungan tegak vertikal. Pada saat kondisi statik semua bentuk inti aman terhadap bahaya keruntuhan lereng. Analisis stabilitas lereng saat kondisi gempa operasi (OBE) menunjukkan bahwa semua bentuk inti bendungan aman terhadap gempa operasi (OBE) namun pada analisis stabilitas lereng terhadap beban gempa maksimum (MDE) menunjukkan angka keamanan lebih rendah dibanding angka keamanan syarat, namun dari analisis alihan tetap dengan metode dari Makdisi – Seed deformasi yang terjadi masih memenuhi syarat. Deformasi yang terjadi sebesar 42,741 cm dan masih memenuhi syarat yaitu kurang dari setengah tinggi jagaan sebesar 300 cm.

References

[1] R. Fell, R., et all. Geotechnical Engineering of Dams. CRC Press, 2015.
[2] G. Dewa. Analisa Stabilitas Tubuh Bendungan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi Utara. Skripsi. Fakultas Teknik. Teknik Pengairan. Universitas Brawijaya, 2014.
[3] D. Sarah, A. Imron, S. Hardiyati, & K. W. Sadono. Analisa Geoteknik Bendungan Gongseng Terhadap Keamanan Rembesan, Stabilitas Lereng, Dan Beban Gempa. Jurnal Karya Teknik Sipil 6.2, hal. 83-90, 2017.
[4] T. O. Simandjuntak. An Outline of Tectonics of the Indonesian Region. Geological News Letter, 252(3), 4-6. Geological Research and Development Center, Bandung, Indonesia, 1992.
[5] G. Pasau, A. Tanauma. Pemodelan Sumber Gempa Di Wilayah Sulawesi Utara Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Gempa Bumi. Jurnal Ilmiah Sains, FMIPA Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia, 2011.
[6] Abramson, L., Lee, T., Sharma, S., & Boyce, G. M. Slope Stability and Stabilization Methods. New York, John Wiley & Sons, Inc., 2002.
[7] S. Syuhada, Z. Zakaria, R. Kurniawan, and E. Utami, “ANALISIS MODEL ELEMEN HINGGA PERKUATAN LERENG MENGGUNAKAN SOIL NAILING (STUDI KASUS : LERENG DAERAH LAHAT, SUMATERA SELATAN)”, FROPIL, vol. 8, no. 1, pp. 36-45, Jun. 2020.
[8] M. Xiao, D. Barreto. Geotechnical Engineering Design.West Sussex, John Wiley & Sons, Inc., 2015.
[9] Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. Pedoman Kriteria Umum Desain Bendungan, 2003.
[10] Direktorat Sungai Danau dan Waduk. Pedoman Pengendalian Rembesan Pada Bendungan Urugan, 2005.
[11] Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Analisis Dinamik Bendungan Urugan, 2008.
[12] Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia, 2017.
Published
2021-07-31
How to Cite
HAYATI, Julita et al. Pengaruh Bentuk Inti Bendungan Urugan Terhadap Potensi Rembesan dan Stabilitas Gempa. Journal of Infrastructure Planning and Design, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 8-13, july 2021. Available at: <https://journal.itera.ac.id/index.php/jipad/article/view/598>. Date accessed: 20 sep. 2021.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.