Peran Program Sapa Kampus dalam Meningkatkan Penerapan CPPOB pada UMK Bandeng Presto

  • Dewi Rahmawati
  • OKTI RUENDA Program Studi Teknologi Pangan Institut Teknologi Sumatera
Kata Kunci: CPPOB, keamanan pangan, UMK, bandeng presto

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendampingi UMK Bandeng Presto dalam penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) sebagai upaya peningkatan keamanan pangan dan pemenuhan persyaratan izin edar. Kegiatan dilakukan melalui kunjungan lapangan, gap assessment awal, penyusunan dokumen mutu, pelatihan keamanan pangan, dan evaluasi akhir. Hasil gap assessment awal menunjukkan 34 ketidaksesuaian dengan rating CPPOB “Sangat Kurang”. Setelah dilakukan perbaikan sarana produksi, penyusunan 11 dokumen manual mutu, 17 SOP, 44 formulir monitoring, serta pelatihan CPPOB dan SSOP kepada pemilik dan karyawan, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penerapan standar keamanan pangan. Gap assessment akhir menunjukkan penurunan jumlah temuan menjadi 13 tanpa temuan kritis, sehingga rating CPPOB meningkat menjadi “Baik”. UMK Bandeng Presto berhasil memperoleh Izin Penerapan CPPOB dari BPOM dengan masa berlaku lima tahun. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pendampingan intensif dan edukatif dapat meningkatkan kepatuhan UMK terhadap standar keamanan pangan dan memperkuat daya saing produk olahan lokal.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

[1] R. Pritanova P, T. Muhandri, and S. Nurjanah, “Karakteristik dan Pemenuhan CPPOB Pelaku UMKM Online Produk Olahan Beku Daging Sapi dan Ayam di DKI Jakarta,” Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, vol. 8, no. 3, pp. 102–108, Oct. 2020, doi: 10.29244/jipthp.8.3.102-108.
[2] R. Rezki and F. Stasiun Lapang Agro Kreatif Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, “Evaluasi Penerapan CPPB-IRT Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) Minuman Tradisional di Desa Mekarharja (Evaluation of the Application of CPPB-IRT in Traditional Beverages Home Industry in Mekarharja Village ).”
[3] R. Fahlevie and A. Fauziyyah, “EVALUASI PENERAPAN CARA PRODUKSI PANGAN OLAHAN YANG BAIK (CPPOB) PADA UMKM ES KRIM DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU,” SAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan, vol. 2, no. 3, pp. 424–433, Jun. 2023, doi: 10.55681/saintekes.v2i3.157.
[4] A. Panca Wardanu and S. Andriani, “LIPIDA Evaluasi Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) di Departemen Bakery PT XYZ Ketapang.” [Online]. Available: http://www.jurnal.politap.ac.id/lipida
[5] V. Sulastri, M. Rohmah, M. Rachmawati, and M. M. Banin, “Pemenuhan Aspek Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik (CPPOB) Pada Umkm Taganang Kota Balikpapan,” Jurnal Abdi Insani, vol. 10, no. 3, pp. 1939–1949, Sep. 2023.
[6] Badan Pengawas Obat dan Makanan, Tata Cara Penerbitan Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik. Indonesia, 2021.
[7] M. A. Kurnianto, S. Dwi, C. Fauzyah, D. Muhammad, and A. Kurnianto, “Penyuluhan Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) & Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) di UMKM Dapur Uni Ressy, Bandar Lampung.”
[8] O. Prasadi et al., “PENERAPAN STANDAR CARA PRODUKSI PANGAN OLAHAN YANG BAIK (CPPOB) DI CILACAP,” JABB, vol. 01, no. 02, 2020, doi: 10.46306/jabb.v1i2.
[9] K. P. Hermanto, “Analisis Penerapan Standarisasi Produksi Pangan Olahan yang Baik pada Industri Rumah Tangga Pembuatan Abon Ikan Tuna di Kecamatan Penyileukan Kelurahan Cipadung Kulon Kota Bandung,” Jurnal Akuatek, vol. 1, no. 2, 2020.
[10] R. Ayu Kurniasih, F. Swastawati, and L. Rianingsih, “Karakteristik Kimia, Fisik, dan Sensori Ikan Bandeng Presto dengan and Sensory Characteristics of Soft Spines Milkfish with Different Cooking Time).” [Online]. Available: http://journal.upgris.ac.id/index.php
[11] A. Panca Wardanu and K. Kunci, “Pelatihan Cara Pengolahan Pangan Olahan Yang Baik (CPPOB) Pada Unit Produksi Di SMK Negeri 1 Sungai Raya,” Kilas Artikel Abstrak, vol. 4, 2024, doi: 10.58466/literasi.
Diterbitkan
2026-06-30