Optimalisasi Sistem Angkutan Sampah di Kelurahan Pulau Setokok dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG)

  • Farouki Dinda Rassarandi Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia
  • Oktavianto Gustin Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia
  • Rizki Widi Pratama Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia
  • Zara Azhari Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia
  • Laras Dwi Ramdanni Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia
  • Moh Bagus Rahmadi Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia
  • Karisma Pratama Ramadhan Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia
  • Nurhadi Bashit Teknik Geodesi, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia

Abstract

The increasing population in Pulau Setokok Village has led to an increase in the waste generation which is not supported by the availability of representative TPS. In addition, the weak waste management system also makes this issue a major problem in the area. One of the important aspects in waste management on Setokok Island is the waste transportation system. The purpose of this study was to determine the location of alternative TPS in Pulau Setokok Village based on SNI No.19-3241-1994, analyze the suitability of the existing TPS in Pulau Setokok Village based on the SNI and optimize the waste transportation system from the existing TPS in Pulau Setokok Village to the nearest TPA with apply Network Analysis GIS. The determination of the recommended location for the TPA in the Pulau Setokok Village in this study was technically determined from the highest score of the feasible zone at the allowance stage, where it was found that the highest score in the allowance stage was 282, covering an area of ​​2.1 Ha, which is relatively in the middle of Setokok Island which is crossed by the Trans Barelang road. The location of the existing TPS on Pulau Setokok is not in the recommended TPA location based on SNI No.19-3241-1994. The length of time for transporting waste using a Dump Truck is 108.6 minutes which is faster than an Arm Roll Truck (173 minutes) for round-trip waste transportation from TPA Punggur – TPA Recommendation of Pulau Setokok – TPA Punggur on the shortest route of 2 times 36.2 km. the use of Arm Roll Truck fuel is more efficient, which is Rp 93,637.33 for 1 trip compared to the Dump Truck (Rp 117,046.67), but the Arm Roll Truck transports less waste than the Dump Truck because of its smaller capacity, which is 7.2 m3 compared to the Dump Trucks of 12 m3.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Farouki Dinda Rassarandi, Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Oktavianto Gustin, Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Rizki Widi Pratama, Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Zara Azhari, Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Laras Dwi Ramdanni, Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Moh Bagus Rahmadi, Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Karisma Pratama Ramadhan, Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Teknologi Geomatika, Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam, Batam, Indonesia

Nurhadi Bashit, Teknik Geodesi, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia

Teknik Geodesi, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia

References

[1] BPS Kota Batam, Kecamatan Bulang dalam Angka, BPS Kota Batam. Batam: PT. Revans Jaya Abadi, 2019.
[2] Google Maps, diakses 22 Maret 2020.
[3] Kantor Kecamatan Bulang tahun 2018.
[4] R. Hidayat, “Evaluasi Sistem Angkutan Sampah Kota Kandangan dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis,” Jurnal Wilayah dan Lingkungan, Vol. 1 Nomor 2, pp. 201-214, Agustus 2013.
[5] G. Tchobanoglous, and F. Kreith, Handbook for Solid Waste Management. New York: McGrawHill, 2002.
[6] H. Z. Abidin, Penentuan Posisi Dengan GPS dan Aplikasinya. Jakarta: PT Pradnya Paramita, 2007.
[7] O. Gustin, A. Roziqin, & A. Fatulloh, “Determination and measurement of horizontal control points 2nd order, “ in Proceedings of 2018 International Conference on Applied Engineering (ICAE), Oktober 2018, IEEE, pp. 1-5.
[8] , Tata Cara Teknik Operasi Pengelolaan Sampah Perkotaan, SNI 19-2454-2002. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional, 2002.
[9] A. Basyarat, “Kajian Terhadap Penetapan Lokasi TPA Sampah Leuwinanggung Kota Depok,” Tesis, 2006.
[10] B. Dibyantoro, “Pemetaan Lokasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Kabupaten Pati, “ Skripsi, Geografi Unnes, Semarang, 2011.
[11] I. Djamaluddin, S. H. Aly, dan Ismail, “Analisis Geospasial Penentuan Lokasi Alternatif Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah di Kota Makassar Berdasarkan Kriteria SNI 19-3241-1994,” Departemen Teknik Lingkungan, Repository Unhas - Universitas Hasanuddin, 2018.
[12] A. Hermawan, M. Awaluddin, dan B. D. Yuwono, “Pembuatan Aplikasi WebGIS Informasi Pariwisata dan Fasilitas Pendukungnya di Kabupaten Kudus,” Jurnal Geodesi Undip, Vol. 6, Nomor 4, 2017, (ISSN : 2337-845X).
[13] S. Murai, GIS Work Book, Tokyo:Institute of Industrial Science, University of Tokyo, 1999, pp. 7-22.
[14] E. Budianto, Sistem Informasi Geografis dengan Quantum GIS, Yogyakarta: Andi, 2016.
[15] O. D. Anggraini, “Pemilihan Calon Lokasi TPA Dengan Metode GIS Di Kabupaten Bandung Barat,” Jurnal Program Studi Teknik Lingkungan ITB, 2010.
[16] M. Y. Marantika, S. Subiyanto, dan Hani’ah, “Analisis Geospasial Persebaran TPS dan TPA di Kabupaten Batang Menggunakan Sistem Informasi Geografis,” Jurnal Geodesi Undip, Vol. 3, Nomor 1, 2014, (ISSN : 2337-845X).
[17] F. D. Rassarandi dan Diyono, 2017, “Spatial Analysis for Determination the Alternative Location of Ne Landfill in Batam Island”, ASIA International Multidisciplinary Conference 2017, ASIA Mediterranean, Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Johor Bahru
[18] Suprajaka dan Rinaldi, “Kajian Optimalisasi Model Pengangkutan Sampah di Kota Tangerang Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG),” Tesis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Repository Universitas Esa Unggul, 2016.
[19] E. Prahasta, Sistem Informasi Geografis : Konsep-Konsep Dasar (Perspektif Geodesi & Geomatika). Bandung: Informatika, 2009.
[20] D. Apriyanti, D. K. Kresnawati, dan W. F. Diniyah, Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis untuk Analisis Rute Truk Pengangkutan Sampah di Kota Bogor, di Prosiding Seminar Nasional Geomatika 2018, 2018.
[21] , Network Analyst, ArcGIS Help 10.1, ESRI, 2009
Published
2023-12-11
How to Cite
RASSARANDI, Farouki Dinda et al. Optimalisasi Sistem Angkutan Sampah di Kelurahan Pulau Setokok dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Journal of Science and Applicative Technology, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 91-104, dec. 2023. ISSN 2581-0545. Available at: <https://journal.itera.ac.id/index.php/jsat/article/view/748>. Date accessed: 23 july 2024. doi: https://doi.org/10.35472/jsat.v7i2.748.