Aplikasi Sistem Informasi Geografis untuk Kajian Perencanaan Rehabilitasi Hutan Mangrove di Kecamatan Punduh Pedada, Lampung

  • Mohammad Ashari Dwiputra Marine Environmental Science, Institut Teknologi Sumatera, Lampung Selatan 35365
  • Adib Mustofa Marine Environmental Science, Institut Teknologi Sumatera, Lampung Selatan 35365
  • Budhi Agung Prasetyo Marine Environmental Science, Institut Teknologi Sumatera, Lampung Selatan 35365

Abstract

Mangrove forests are one of the coastal ecosystems that are under pressure due to antrophogenic activities, including land conversions to fishponds or aquaculture. On the other hand, the needs for seafood products from these aquaculture activities tend to increase annually. These situations become paradoxes that are often encountered within aquaculture management in Indonesia. Punduh Pidada Subdistrict is one of the areas in Pesawaran Regency, Lampung, that severely suffered from mangrove forest conversion into fishponds. The purposes of this study were to identify the trends in mangrove cover changes over 30 years and to design a mangrove rehabilitation plan in Punduh Pidada Subdistrict. This study used a time-series data of Landsat satellite imagery over 30 years, from 1989 to 2019. The results showed a significant decrease in the mangrove cover areas over 30 years at 83.34 Ha with an average mangrove cover losses at 30.5%. Three zones that are suitable for mangrove rehabilitation plan was then choosen based on the levels of mangrove loss areas, namely first priority rehabilitation plan covering zone 1 (1.7 Ha) and zone 2 (1.5 ha) and the second priority rehabilitation plan covering zone 3 (7.5 Ha).  With a planting distance of 1 x 2 meter, the total of seeds needed for the rehabilitation planning are 8,500 seeds for zone 1, 7,500 seeds for zone 2, and 27,500 seeds for zone 3.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] D. G. Bengen, “Ekosistem dan Sumberdaya Pesisir dan Laut Serta Pengelolaan Secara Terpadu dan Berkelanjutan,” 2009.
[2] Pramudji, “Hutan Mangrove di Indonesia : Peranan Permasalahan dan Pengelolaannya,” Oseana, vol. XXV, no. 1, pp. 13-20, 2000.
[3] Onrizal, “Perubahan Tutupan Hutan Mangrove di Pantai Sumatera Utara Periode 1977-2006,” Jurnal Biologi Indonesia, pp. 163-172, 2006.
[4] D. J. INTAG, “Hasil Penafsiran Luas Areal dari Citra Landsat MSS Liputan Tahun 1986-1991,” Departemen Kehutanan RI, Jakarta, 1993.
[5] V. E. Tablaseray, M. A. Pairin, N. Fakdawer and B. Hamuna, “Pemetaan Sebaran dan Kerapatan Mangrove di Pesisir Timur Pulau Biak, Papua Menggunakan Citra Setelit Landsat 8,” Jurnal Perikanan dan Kelautan, pp. 31-39, 2018.
[6] I. T. C. Wibisono, E. B. Priyanto and I. N. N. Suryadiputra, Panduan Praktis Rehabilitasi Pantai; Suatu Pengalaman Merehabilitasi Kawasan Pesisir, Bogor: Wetlands International Indonesia, 2006.
[7] BPS Lampung, “Provinsi Lampung dalam Angka,” Provinsi Lampung, Lampung, 2018.
[8] N. Anggraini, Y. Marini and A. K. S, “Identifikasi Spektral Reflektan Tanaman Mangrove di Pulau Pasighe Menggunakan Landsat-8,” in Mangrove Citra Penginderaan Jauh dan Identifikasinya, Bogor, IPB Press, 2015, pp. 59-75.
[9] A. Sutanto and A. Tjahjaningsih, “Koreksi Radiometrik Data Citra Landsat Menggunakan Semi Automatic,” in Seminar Nasional Penginderaan Jauh 2016, Jakarta, 2016.
[10] USGS, “Landsat Missions,” 2019. [Online]. Available: https://www.usgs.gov/land-resources/nli/landsat/using-usgs-landsat-level-1-data-product. [Accessed 6 8 2019].
[11] N. Suwargana, “Analisis Perubahan Hutan Mangrove Menggunakan Data Penginderaan Jauh di Pantai Bahagia, Muara Gembong, Bekasi,” Jurnal Penginderaan Jauh, vol. 5, pp. 64-74, 2008.
[12] P. P. E. Papilaya, “Pemilihan Kombinasi Band Citra Komposit Landsat 5 Tm Untuk Menganalisa Tutupan Lahan Hutan Mangrove Di Teluk Dalam Pulau Ambon,” Ekosains, vol. 02, no. 01, pp. 77-89, 2013.
[13] A. D. Purwanto, “Analisis Sebaran Dan Kerapatan Mangrove Menggunakan Citra Landsat 8 di Segara Anakan, Cilacap,” in Prosiding Sinas Inderaja, Bogor, 2014.
[14] Y. Marini, A. K. Mannopo and N. Anggraini, “Teknik Penentuan Citra Komposit untuk Identifikasi Mangrove Menggunakan Landsat-8 di Pulau Subi Kecil,” in Mangrove Citra Penginderaan Jauh dan Identifikasinya, Bogor, IPB Press, 2015, pp. 1-19.
[15] M. A. Dwiputra, R. Kurnia and E. Riani, “Penggunaan Data Citra Satelit Landsat Multitemporal untuk Monitoring Perubahan Kondisi Ekosistem Mangrove di Teluk Kulisusu Kabupaten Buton Utara,” Journal of Science and Applicative Technology, vol. 3, no. 1, pp. 1-8, 2019.
[16] E. H. Putra, Penginderaan Jauh dengan Ermapper, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2011.
[17] A. Faizal and M. A. Amran, “Model Transformasi Index Vegetasi Yang Efektif Untuk Prediksi Kerapatan Mangrove Rhizophora Mucronata,” in Pertemuan Ilmiah Tahunan MAPIN XIV, Surabaya, 2005.
[18] E. P. Green, A. J. Edwards and C. D. Clark, Remote Sensing Hand Book for Tropical Coastal Management, Paris: UNESCO Publishing, 2000.
[19] H. J. D. Waas and B. Nababan, “Pemetaan Dan Analisis Index Vegetasi Mangrove Di Pulau Saparua, Maluku Tengah,” Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, vol. 2, no. 1, pp. 50-58, 2010.
[20] E. Prahasta, Remote Sensing, Bandung: Informatika Bandung, 2008.
[21] KLHK, “PERMEN KLHK NOMOR P.105/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN, KEGIATAN PENDUKUNG, PEMBERIAN INSENTIF, SERTA PEMBINAAN DAN PENGENDALIAN KEGIATAN REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN,” KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN, JAKARTA, 2018.
[22] H. Setiawan, B. Sudarsono and M. Awaluddin, “Identifikasi Daerah Prioritas Rehabilitasi Lahan Kritis Kawasan Hutan Dengan Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus : Kabupaten Pati),” Jurnal Geodesi Undip, vol. 2, no. 3, 2013.
[23] Departemen Kehutanan, Inventarisasi dan Identifikasi Mangrove Wilayah Balai Pengelolaan DAS Pemali Jratun Propinsi Jawa Tengah, Jakarta: Departemen Kehutanan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial, 2006.
[24] KKP, “Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia,” JDIH KKP, Jkaarta, 2016.
[25] A. Kustanti, B. Nugroho, D. R. Nurrochmat and Y. Okimoto, “Evolusi Hak Kepemilikan Dalam Pengelolaan Ekosistem Hutan Mangrove di Lampung Mangrove Center,” in Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, Bogor, PSP3 LPPM IPB, 2014, pp. 143-158.
[26] H. L. Salim, R. N. A. Ati and T. L. Kepel, “Pemetaan Dinamika Hutan Mangrove Menggunakan Drone Dan Penginderaan Jauh Di P. Rambut, Kepulauan Seribu,” Jurnal Kelautan Nasional, vol. 13, no. 2, pp. 89-97, 2018.
Published
2020-12-20
How to Cite
DWIPUTRA, Mohammad Ashari; MUSTOFA, Adib; PRASETYO, Budhi Agung. Aplikasi Sistem Informasi Geografis untuk Kajian Perencanaan Rehabilitasi Hutan Mangrove di Kecamatan Punduh Pedada, Lampung. Journal of Science and Applicative Technology, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 67-74, dec. 2020. ISSN 2581-0545. Available at: <https://journal.itera.ac.id/index.php/jsat/article/view/256>. Date accessed: 24 jan. 2021. doi: https://doi.org/10.35472/jsat.v4i2.256.