Parameter pH pada Gula Cair untuk Produksi High Fructose Syrup (HFS) dari Pati Singkong

  • Dennis Farina Nury ITERA
  • Muhammad Zulfikar Luthfi Politeknik ATI Padang

Abstract

Sebagai tanaman pangan pokok di beberapa daerah tropis, singkong memiliki potensi besar untuk digunakan dalam produksi gula cair seperti glukosa atau sirup fruktosa. Dengan menggunakan asam sulfat, asam klorida, hidrolisis enzimatik, atau kombinasi dari metode-metode ini, pati dapat dihidrolisis untuk menghasilkan sirup glukosa. Hidrolisis enzimatik oleh α-amylase dan glukoamilase dapat menghasilkan glukosa. Pembuatan gula cair dari pati singkong dilakukan dalam dua tahapan yaitu likuifikasi dan sakarifikasi. Pada tahapan likuifikasi didapatkan pH optimum yaitu 5 dengan konsentrasi gula reduksi tertimggi 142 gr/L dimana aktivitas enzim α-amilase bekerja pada range pH asam lemah hingga pH netral. Pada tahapan sakarifikasi didapatkan pH optimum 6 dan waktu sakarifikasi dihitung dari 0-36 jam. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses hidrolisis enzimatik adalah pH, dimana pada proses sakarifikasi diamati pada rentang pH 3 hingga 8, didapatkan hasil optimum yaitu pada pH 5 dengan konsentrasi gula reduksi 192 gr/L.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] M. H. Pulungan, R. A. D. Kapita, and I. A. Dewi, “Optimisation on the production of biodegradable plastic from starch and cassava peel flour using response surface methodology,” IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci., vol. 475, no. 1, 2020, doi: 10.1088/1755-1315/475/1/012019.
[2] N. Made Heni Epriyanti, B. Admadi Harsojuwono, and I. Wayan Arnata, “Pengaruh Suhu Dan Lama Pengeringan Terhadap Karakteristik Komposit Plastik Biodegradable Dari Pati Kulit Singkong Dan Kitosan,” J. Rekayasa dan Manaj. Argoindustri, vol. 4, no. 1, pp. 21–30, 2016.
[3] N. W. Asmoro, “Karakteristik dan Sifat Tepung Singkong Termodifikasi (Mocaf) dan Manfaatnya pada Produk Pangan,” J. Food Agric. Prod., vol. 1, no. 1, pp. 34–43, 2021.
[4] S. M. Chisenga, T. S. Workneh, G. Bultosa, and B. A. Alimi, “Progress in research and applications of cassava flour and starch: a review,” J. Food Sci. Technol., vol. 56, no. 6, pp. 2799–2813, 2019, doi: 10.1007/s13197-019-03814-6.
[5] R. Trimerani, “Sistem Rantai Pasok Tebu Sebagai Bahan Baku Proses Produksi di PG. Madukismo”.
[6] A. El Fajrin, S. Hartono, and L. R. Waluyati, “Permintaan Gula Rafinasi Pada Industri Makanan Minuman Dan Farmasi Di Indonesia,” Agro Ekon., vol. 26, no. 2, p. 150, 2016, doi: 10.22146/agroekonomi.17267.
[7] S. Winarti and R. Ayu Anggreini, “Development of Liquid Sugar HFS (High Fructose Syrup) from Lesser Yam Tubers Using Enzyme-Mix Inulinase and Amylase,” MATEC Web Conf., vol. 372, p. 03004, 2022, doi: 10.1051/matecconf/202237203004.
[8] R. Johnson and G. Padmaja, “Comparative Studies on the Production of Glucose and High Fructose Syrup from Tuber Starches,” Int. Res. J. Biol. Sci., vol. 2, no. 10, pp. 68–75, 2013, [Online]. Available: www.isca.me
[9] K. Keryanti, A. R. Permanasari, R. N. Hidayah, and R. Hasanah, “Penentuan pH dan Suhu Optimum Isomerisasi Pembuatan Sirup Fruktosa dari Hidrolisat Onggok Menggunakan Katalis Mg/Al,” CHEESA Chem. Eng. Res. Artic., vol. 5, no. 1, p. 1, 2022, doi: 10.25273/cheesa.v5i1.10243.1-12.
[10] D. Steinbach, A. Klier, A. Kruse, J. Sauer, S. Wild, and M. Zanker, “Isomerization of glucose to fructose in hydrolyzates from lignocellulosic biomass using hydrotalcite,” Processes, vol. 7, pp. 1–15, 2020, doi: 10.5445/IR/1000119863.
[11] Y. Fillia Assah and A. Kurniawan Makalalag, “Analisis Kadar Sukrosa, Glukosa Dan Fruktosa Pada Beberapa Produk Gula Aren Analysis of Sucrose, Glucose, and Fructose Levels in Some Products of Palm Sugar,” J. Penelit. Teknol. Ind., vol. 13, no. 1, p. 2021, 2021.
[12] T. Widjaja, A. Altway, L. Pudjiastuti, F. Z. Lini, D. F. Nury, and T. Iswanto, “Optimization of organosolv pretreatment of starch waste from sugar palm trunk (Arenga pinnata) for the production of reducing sugar,” Asian J. Agric. Biol., vol. 7, no. 3, pp. 355–364, 2019.
[13] A. R. Permanasari, F. Yulistiani, R. W. Purnama, T. Widjaja, and S. Gunawan, “The effect of substrate and enzyme concentration on the glucose syrup production from red sorghum starch by enzymatic hydrolysis,” IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci., vol. 160, no. 1, 2018, doi: 10.1088/1755-1315/160/1/012002.
[14] Q. Yang, S. Zhou, and T. Runge, “Magnetically separable base catalysts for isomerization of glucose to fructose,” J. Catal., vol. 330, pp. 474–484, 2015, doi: 10.1016/j.jcat.2015.08.008.
[15] H. Huang, X. G. Meng, W. W. Yu, L. Y. Chen, and Y. Y. Wu, “High Selective Isomerization of Glucose to Fructose Catalyzed by Amidoximed Polyacrylonitrile,” ACS Omega, vol. 6, no. 30, pp. 19860–19866, 2021, doi: 10.1021/acsomega.1c02577.
[16] A. Ratna Permanasari, F. Yulistiani, M. A. Tsaqila, D. Alami, and A. Wibowo, “Pengaruh Konsentrasi Substrat dan Enzim Terhadap Produk Gula Reduksi Pada Pembuatan Gula Cair dari Tepung Sorgum Merah Secara Hidrolisis Enzimatis,” Semin. Nas. Tek. Kim. Kejuangan, vol. 0, no. 0, p. 5, 2018, [Online]. Available: http://www.jurnal.upnyk.ac.id/index.php/kejuangan/article/view/2302
Published
2023-11-16
How to Cite
NURY, Dennis Farina; LUTHFI, Muhammad Zulfikar. Parameter pH pada Gula Cair untuk Produksi High Fructose Syrup (HFS) dari Pati Singkong. Communication in Food Science and Technology, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 72 - 78, nov. 2023. ISSN 2964-6944. Available at: <https://journal.itera.ac.id/index.php/cfst/article/view/1572>. Date accessed: 27 apr. 2024. doi: https://doi.org/10.35472/cfst.v2i2.1572.