Prevalensi Ektoparasit pada Kucing di Klinik Hewan Bandar Lampung

  • Andri Jaya Kesuma UIN Raden Intan Bandar Lampung
  • Ananda Pramudita Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Lampung
  • Supriyadi Supriyadi Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Lampung
Keywords: ektoparasit, kucing, prevalensi

Abstract

Ektoparasit merupakan organisme yang hidup pada permukaan tubuh kucing dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti iritasi, anemia, hingga infeksi sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan jenis ektoparasit pada kucing di klinik hewan Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 78 ekor kucing sebagai sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan fisik langsung pada tubuh kucing, kemudian dilakukan identifikasi morfologi ektoparasit di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat jenis ektoparasit teridentifikasi, yaitu Ctenocephalides felis, Otodectes cynotis, Lynxacarus radovskyi, dan Notoedres cati. Ektoparasit dengan prevalensi tertinggi adalah Ctenocephalides felis sebesar 79,5%, diikuti oleh Otodectes cynotis (41%), Lynxacarus radovskyi (30,8%), dan Notoedres cati (16,7%). Tingginya prevalensi infestasi menunjukkan bahwa ektoparasit masih menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan pada kucing di Bandar Lampung. Penelitian ini memberikan informasi dasar mengenai distribusi jenis dan tingkat infestasi ektoparasit sebagai bahan pertimbangan dalam upaya pencegahan dan pengendalian yang lebih efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Basit, A., Yasin, U., Hashmi, H. A., Kiran, A., Ali, H., Keerio, B. Y., Rana, M. A., Ahmad, M. T., Zeb, K., & Riaz, H. (2024). Pets Diseases and Public Health: Zoonosis, Transmission and Treatment: A Review. Indus Journal of Bioscience Research, 2(02), 1059–1071. https://doi.org/10.70749/ijbr.v2i02.327
Colella, V., Nguyen, V. L., Tan, D. Y., Lu, N., Fang, F., Zhijuan, Y., Wang, J., Liu, X., Chen, X., Dong, J., Nurcahyo, W., Hadi, U. K., Venturina, V., Tong, K. B. Y., Tsai, Y.-L., Taweethavonsawat, P., Tiwananthagorn, S., Le, T. Q., Bui, K. L., … Halos, L. (2020). Zoonotic Vectorborne Pathogens and Ectoparasites of Dogs and Cats in Eastern and Southeast Asia. Emerging Infectious Diseases, 26(6), 1221–1233. https://doi.org/10.3201/eid2606.191832
Daesusi, R., Arimurti, A. R. R., Asy’ari, A., & Fahriza, G. (2022). Status Terinfeksi Ektoparasit pada Kucing Kampung (Felis silvestris catus) Liar di Desa Waru Barat Kota Pamekasan. Pedago Biologi : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi, 10(1), 18–23. https://doi.org/10.30651/pb:jppb.v10i1.14433
Dara, S. A. D., Fauziah, N., & Khairani, S. (2025). Prevalence, Lesion Characteristics, Risk Factors of Scabies Transmission in Cats (Felis catus) at Go Pet Care Animal Clinic (2020-2022). Journal of Parasite Science, 9(1), 12–15. https://doi.org/10.20473/jops.v9i1.61622
Gunawan, L., Soedarmanto, I., Kaswarjono, Y., Nurcahyo, W., & Prastowo, J. (2024). Infestasi Ektoparasit pada Pasien Kucing yang Memiliki Masalah Kulit di Klinik Hewan Lilipoet Yogyakarta. Jurnal Sain Veteriner, 42, 169. https://doi.org/10.22146/jsv.75941
Hadi, U. K., & Soviana, S. (2010). Ektoparasit Pengenalan, identifikasi, dan Pengendaliannya. PT Penerbit Press. https://ipbpress.com/product/153-Ektoparasit Pengenalan, identifikasi, dan Pengendaliannya
Jannah, A. R. W., & Siagian, T. B. (2021). Prevalensi Otodectes cynotis pada kucing di Klinik Hewan Dunia Satwa Batusangkar, Sumatera Barat. ARSHI Veterinary Letters, 5(1), 7–8. https://doi.org/10.29244/avl.5.1.7-8
Lestari, E., Rahmawati, R., & Ningsih, D. (2020). Hubungan Infestasi Ctenocephalides felis dan Xenopsylla cheopis dengan Perawatan Kucing Rumah (Felis catus) di Kabupaten Banjarnegara. Balaba: Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara, 123–134. https://doi.org/10.22435/blb.v16i2.3169
Nilhakim, L., Irawan, H., & Wulandari, R. (2019). Identifikasi, intensitas dan prevalensi endoparasit pada ikan bawal bintang (Trachinotus blochii ) dilokasi budidaya kota tanjungpinang. Jurnal Intek Akuakultur, 3(1), 45–56. https://doi.org/10.31629/intek.v3i1.1005
Ningsih, W. O., & Mahatma, R. (2023). Identification of Ectoparasites in Cats (Felis domestica) in Mandau District, Duri City, Riau. Jurnal Biologi Tropis, 23(3), 374–379. https://doi.org/10.29303/jbt.v23i3.5032
Rust, M. K., & Dryden, M. W. (1997). The biology, ecology, and management of the cat flea. Annual Review of Entomology, 42, 451–473. https://doi.org/10.1146/annurev.ento.42.1.451
Siagian, T. B., & Siregar, E. R. (2022). Ectoparasite Infestation Prevalence in Cats (Felis Domestica) at the Teaching Animal Hospital of FKH IPB. Jurnal Ternak, 12(2), 68–73. https://doi.org/10.30736/jt.v12i2.114
Yanti, I. Y. I., Purwanti, N. L. L., Ningtyas, N. S. I., & Atma, C. D. (2024). Deteksi dan Prevalensi Ektoparasit pada Kucing Kampung (Felis silventris catus) di Pasar Tradisional Kota Mataram. Mandalika Veterinary Journal, 4(1), 8–14. https://doi.org/10.33394/mvj.v4i1.9752
Yudhana, A. (2021). Diagnosa dan Observasi Terapi Infestasi Ektoparasit Notoedres cati Penyebab Penyakit Scabiosis pada Kucing Peliharaan. Media Kedokteran Hewan, 32(2), 70–78. https://doi.org/10.20473/mkh.v32i2.2021.70-78
Published
2026-04-30
Section
Articles