PENGEMBANGAN KRIM ALIS BERBASIS EKSTRAK KULIT BUAH KOPI ROBUSTA (COFFEA CANEPHORA): STUDI FORMULASI DAN UJI HEDONIK
Pengembangan Krim Alis Berbasis Ekstrak Kulit Buah Kopi Robusta (Coffea canephora): Studi Formulasi dan Uji Hedonik
Abstract
Total produksi kopi di Lampung sebesar 141,93 ton dan limbah kulit buah kopi mencakup 30-35%. Hingga saat ini limbah kulit buah kopi di Lampung belum dimanfaatkan dengan baik, sehingga diperlukan upaya pemanfaatan kulit buah kopi di Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konsentrasi ekstrak kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) terhadap sifat fisikokimia sediaan eyebrow cream, tingkat iritasi yang ditimbulkan, serta tingkat kesukaan masyarakat terhadap sediaan eyebrow cream. Ekstraksi pada penelitian menggunakan metode Ultrasound Assisted Extraction (UAE) dengan perbandingan 1:10. Formula dibagi menjadi 4, yaitu F0, F1, F2, dan F3. Dilakukan evaluasi sediaan terhadap formula sediaan eyebrow cream yang meliputi evaluasi fisik sediaan, uji iritasi, uji stabilitas, dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan penambahan ekstrak kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) dengan konsentrasi 10%, 15%, dan 20% berpengaruh pada organoleptik sediaan yaitu warna berubah menjadi coklat muda, coklat, dan coklat tua. Hasil uji homogenitas menyatakan bahwa sediaan memiliki homogenitas yang baik. Tiap peningkatan konsentrasi ekstrak juga berpengaruh terhadap penurunan pH sediaan secara berturut-turut untuk F0, F1, F2, dan F3 sebesar 6,54; 5,87; 5,74; dan 5,69; peningkatan nilai viskositas sediaan secara berturut-turut sebesar 8.087 cps, 8.725 cps, 9.749 cps, dan 10.186 cps, peningkatan daya lekat sediaan secara berturut-turut sebesar 58,69 detik, 85,24 detik, 97,02 detik, dan 105,71 detik, serta pada daya oles menghasilkan warna yang merata. Hasil penelitian juga menunjukkan tidak adanya tanda iritasi pada kulit sehingga dapat digunakan sebagai pewarna alami pada sediaan eyebrow cream. Hasil penelitian menunjukkan formula yang paling disukai oleh panelis adalah formula 3.
Downloads
References
[2] S. P. Harianto, M. K. Tsani, and T. Santoso, “MATAPPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pengolahan Limbah Kulit Buah Kopi Sebagai Kompos Menggunakan Teknologi Komposter Sederhana,” vol. 5, pp. 276–282, 2022.
[3] P. A. Harry, “Ekstraksi Senyawa Antioksidan Kulit Buah Kopi : Kajian Jenis Kopi dan Lama Maserasi,” Jurusan Teknologi Hasil Pertanian. Universitas Jember, 2015.
[4] N. S. Ramli, P. Ismail, and A. Rahmat, “Influence of conventional and ultrasonic-assisted extraction on phenolic contents, betacyanin contents, and antioxidant capacity of red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus),” Sci. World J., vol. 2014, no. October 2014, 2014, doi: 10.1155/2014/964731.
[5] J. Tan, J., Li, Q., Xue, H., Tang, “Ultrasound-Assisted Enzymatic Extraction of Anthocyanins from Grape Skins : Optimization , Identification , and Antitumor Activity,” J Food Sci, vol. 85, no. 11, pp. 3731–3744, 2020.
[6] M. N. Jufri, R. R. Fauziyah, and F. Wulansari, “Uji Efektifitas Krim Ekstrak Daun Sukun (Ortocarpus communis) Terhadap Luka Bakar Pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus),” Praeparandi, vol. 3, no. 2, pp. 130–143, 2020, [Online]. Available: http://jurnal.stfypibcirebon.ac.id/index.php/ojs/article/view/52
[7] M. Ridwan, R. Risandiansyah, and A. Yahya, “Aktivitas Antibakteri dan Antibiofilm Ekstrak Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa) terhadap Streptococcus mutans,” J. Community Med., vol. 11, no. 2, pp. 1–11, 2023.
[8] T. Ulfah and S. Sulandjari, “Pengaruh Perbandingan dan Ampas Biji Kemiri (Aleurites mocculana L.Willd) terhadap Hasil Jadi Kosmetik Eyebrow Pomade,” e-Journal, vol. 07, no. 2, pp. 60–67, 2018.
[9] M. Zebaothi, R. Sulistiarini, and S. Badawi, “Formulasi Sediaan Pewarna Alis Eyebrow dye dari Tinta Cumi-Cumi ( Loligo sp .),” vol. 10, no. 1, pp. 157–163, 2024.
[10] Depkes RI, Farmakope Indonesia edisi VI. 2020.
[11] Wasitaatmadja, Penuntun Ilmu Kosmetik Medik. Jakarta: Universitas Indonesia Press, 1997.
[12] R. Tungadi, M. Sy. Pakaya, and P. W. D.as’ali, “Formulasi dan Evaluasi Stabilitas Fisik Sediaan Krim Senyawa Astaxanthin,” Indones. J. Pharm. Educ., vol. 3, no. 1, pp. 117–124, 2023, doi: 10.37311/ijpe.v3i1.14612.
[13] M. Tari and O. Indriani, “Formulasi Dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Krim Ekstrak Sembung Rambat (Mikania micrantha Kunth),” Babul Ilmi J. Ilm. Multi Sci. Kesehat., vol. 15, no. 1, pp. 192–211, 2023, doi: 10.36729/bi.v15i1.1074.
[14] Keithler WR, The Formulation Of Cosmetics and Cosmetics Specialities. New Yiork: Drug and Cosmetic Industry, 1956.
[15] M. Rieger, Harry’s Cosmeticology 8th Edition. New York: Chemical Publishing Co Inc, 2000.
[16] A. S. Arbi, Modul Pengenalan Evaluasi Sensori, Jilid 1. Jakarta: UPN Veteran Jakarta, 2013.
[17] S. Halimatussyaadiah, S. Sudarmi, N. P. D. A. Anggraeni, and S. Sutarmi, “Uji iritasi formulasi obisa herbal oil (cengkeh, ketumbar, dan kadara) bahan pijat bayi berbasis virgin coconut oil (VCO) sebagai pelarut,” Intisari Sains Medis, vol. 14, no. 3, pp. 1176–1180, 2023, doi: 10.15562/ism.v14i3.1861.
[18] R. Rahmatunnisa, D. D. Indriatmoko, and S. N. Stiani, “Formulasi Sediaan Kosmetika Perona Mata Dengan Menggunakan Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas (L.) Lam) Sebagai Pewarna Alami,” J. Med. Sains, vol. 2, no. 1, pp. 36–50, 2022.
[19] M. F. Saerang, H. J. Edy, and J. P. Siampa, “Formulasi Sediaan Krim Dengan Ekstrak Etanol Daun Gedi Hijau (Abelmoschus manihot L.) Terhadap Propionibacterium acnes,” Pharmacon, vol. 12, no. 3, pp. 350–357, 2023, doi: 10.35799/pha.12.2023.49075.
[20] N. Ain Thomas, R. Tungadi, D. R. Putri Papeo, A. Makkulawu, and Y. S. Manoppo, “Pengaruh Variasi Konsentrasi Ekstrak Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) Terhadap Stabilitas Fisik Sediaan Krim,” Indones. J. Pharm. Educ., vol. 2, no. 2, pp. 143–152, 2022, doi: 10.37311/ijpe.v2i2.13532.
[21] R. Y. Paramawidhita, S. Solikha, R. A. Safitri, and S. Citrariana, “Blush On Cream Antioksidan Dari Pewarna Alami Ekstrak Buah Karamunting ( Melastoma malabathricum L .) Asal Kalimantan Tengah,” Lumbung Farm., vol. 6, no. 1, pp. 68–75, 2025.
[22] A. D. Puspitasari, N. E. Yuita, and S. Sumantri, “Krim Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Kopi Arabika (Coffea Arabica),” J. Ilm. Teknosains, vol. 3, no. 2, 2017, doi: 10.26877/jitek.v3i2.1884.
[23] Citra Bunga Lestari and Amraini Amelia, “Formulasi dan Evaluasi Lipstik Berbasis Parafin Solid serta Lanolin sebagai Emolien dan Penstabil,” OBAT J. Ris. Ilmu Farm. dan Kesehat., vol. 3, no. 5, pp. 137–143, 2025, doi: 10.61132/obat.v3i5.1631.
[24] N. Lumentut, H. J. Edi, and E. M. Rumondor, “Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Krim Ekstrak Etanol Kulit Buah Pisang Goroho (Musa acuminafe L.) Konsentrasi 12.5% Sebagai Tabir Surya,” J. MIPA, vol. 9, no. 2, p. 42, 2020, doi: 10.35799/jmuo.9.2.2020.28248.
[25] D. A. Winahyu, S. Marcellia, and M. I. Diatri, “Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Buah Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Foehner) Dalam Sediaan Krim,” J. Farm. Malahayati, vol. 4, no. 1, pp. 82–92, 2021, doi: 10.33024/jfm.v4i1.4470.
