REDUKSI SELEKTIF UNTUK NIKEL LATERIT MENGGUNAKAN NATRIUM KLORIDA DAN ARANG CANGKANG SAWIT DILANJUTKAN DENGAN PEMISAHAN MAGNETIK

  • Hafid Zul Hakim Institut Teknologi Sumatera
  • Edy Sanwani Program Magister Teknik Metalurgi - Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganeca No.10 Bandung, Jawa Barat
  • Yuliana Sari Balai Penelitian Teknologi Mineral, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Lampung. Jl. Ir. Sutami, Serdang Tanjung Bintang Kab. Lampung Selatan, Lampung
  • Fajar Nurjaman Balai Penelitian Teknologi Mineral, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Lampung. Jl. Ir. Sutami, Serdang Tanjung Bintang Kab. Lampung Selatan, Lampung

Abstract

Teknik pengolahan bijih nikel laterit melalui metode pirometalurgi masih terus dikembangkan untuk menghasilkan produk ferronikel kadar tinggi dengan konsumsi energi rendah. Salah satu metode tersebut adalah reduksi selektif yang dilanjutkan dengan pemisahan magnet. Umumnya metode ini menggunakan batubara sebagai reduktor, namun karena batubara merupakan sumber energi tidak terbarukan serta tidak ramah lingkungan, maka perlu dicari reduktor alternatif, salah satunya adalah biomassa berupa arang cangkang sawit. Penelitian ini mempelajari pengaruh fraksi ukuran bijih nikel laterit dan kuat medan magnet dalam proses reduksi bijih nikel laterit menggunakan aditif NaCl dan reduktor arang cangkang sawit. Aditif NaCl sebanyak 10% berat dan reduktor arang cangkang sawit sebanyak 5% berat ditambahkan ke bijih nikel laterit (dengan variasi ukuran -60+80#, -80+100#, dan -100#). Ketiga material tersebut dibentuk menjadi pellet berukuran diameter 10-15 mm. Pellet tersebut direduksi pada temperatur 950˚C, 1050˚C, dan 1150˚C menggunakan muffle furnace selama 60 menit. Selanjutnya pellet yang telah direduksi tersebut dilakukan pemisahan magnetik secara basah (menggunakan variasi kuat medan magnet 500G, 1000G, dan 1500G) untuk memperoleh konsentrat feronikel (magnetik) dan tailing (non-magnetik). Hasil penelitian memperoleh bahwa kadar nikel yang tinggi (2,9%) dihasilkan pada kondisi temperatur reduksi tinggi (1150 ˚C), ukuran partikel bijih nikel laterit -60+80#, dan kuat medan magnet 1000G.

Published
2022-06-15
How to Cite
HAKIM, Hafid Zul et al. REDUKSI SELEKTIF UNTUK NIKEL LATERIT MENGGUNAKAN NATRIUM KLORIDA DAN ARANG CANGKANG SAWIT DILANJUTKAN DENGAN PEMISAHAN MAGNETIK. Journal of Science, Technology, and Visual Culture, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 201-207, june 2022. ISSN 2798-8767. Available at: <https://journal.itera.ac.id/index.php/jstvc/article/view/855>. Date accessed: 05 oct. 2022.
Section
Articles