Analisis Penggunaan Waste Material Dari Tanah Galian Di Lahan Itera Dan Zeolit Sebagai Bahan Campuran Beton

  • Ahmad Yudi Institut Teknologi Sumatera

Abstract

Institut Teknologi Sumatera adalah salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang memiliki potensi besar untuk kemajuan di pulau Sumatera. ITERA memiliki luas lahan sekitar 285 hektar dengan kontur yang bervariasi dari yang curam hingga berbukit. Dalam sebuah pembangunan atau pembukaan lokasi baru baik untuk pembangunan gedung atau beragam kegiatan konstruksi lainnya selalu berkaitan dengan proses penggalian tanah (cut) dan pengurugan tanah (fill). Hasil tanah pekerjaan galian biasanya akan menjadi kurang bermanfaat terlebih jika jenis tanah urugannya tidak umum seperti tanah kapur di lapisan atas tanah milik ITERA. Tanah kapur ini memiliki ciri yang berbeda dengan tanah lainnya yaitu memiliki warna lebih putih atau lebih terang dari tanah yang lainya. Permasalahan pada jenis tanah di lahan ITERA dapat diatasi dengan menggunakan zeolit alam Lampung. Sumber daya alam zeolit yang terdapat di provinsi Lampung telah diteliti kandungan dan kemampuan tukar kation (KTK). Proses pengujian pada 30 sampel dengan 10 variasi dan persentase waste material serta material zeolit, masing-masing persentase variasi sebesar 3,5%:3,5%, 5,3%:3,5%, 3,5%:5,3%, 5,3%:5,3%, 7,1%:5,3%, 5,3%:7,1%, 7,1%:7,1%, 8,8%:7,1%, 7,1%:8,8%, dan 8,8%:8,8% dalam waktu 28 hari. Hasil kuat tekan rata-rata adalah 3,5%:3,5% sebesar 15,47 Mpa, 5,3%:3,5% sebesar 15,28 Mpa, 3,5%:5,3% sebesar 19,06 Mpa, 5,3%:5,3% sebesar 17,92 Mpa, 7,1%:5,3% sebesar 17,55 Mpa, 5,3%:7,1% sebesar 19,15 Mpa, 7,1%:7,1% sebesar 19,24 Mpa, 8,8%:7,1% sebesar 21,04 Mpa, 7,1%:8,8% sebesar 18,59 Mpa, dan 8,8%:8,8% sebesar 19,15 Mpa. Dari hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan material zeolit terlihat efektif ketika sudah mencapai 7.1% dan 8.8% serta penggunaan material waste material ITERA dibatasi hingga dibawah 7.1 % untuk hasil kuat tekan yang meningkat.

References

[1] Thoengsal, James. 2018. Analisis Index Risiko Akibat Timbulnya Wast Material Konstruksi Terhadap Aspek Biaya dan Lingkungan. Makassar. Multi Teknik.
[2] Al-Moghany, S. S. 2006. Managing and Minimizing Construction Waste in Gaza Strip. The Islamic University of Gaza. Gaza.
[3] Pandiangan, M, Nainggolan, N. 2006. Peningkatan Kandungan Katarantin Pada Kultur Kalus Catharantus roseus dengan Pemberian Naphtalene Acetic Acid. Jurnal Hayati vol 13 (3): 90-94.
[4] Anonim. 1990. SK SNI T-15-1990-03. Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal, Departemen Pekerjaan Umum, Yayasan Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan, Bandung .
[5] Anonim. 1991. SK SNI T-1991-03. Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung, Departemen Pekerjaan Umum, Yayasan Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan, Bandung.
[6] Anonim. 2012. SNI 7656;2012. Tata Cara Pemilihan Campuran Untuk Beton Normal, Beton Berat Dan Beton Massa, Badan Standardisasi Nasional, Jakarta .
[7] Yudi, Ahmad. 2018. Optimasi Penggunaan Limbah Dari Tanah Galian di Lahan ITERA Sebagai Bahan Campuran Bata Cetak. Lampung Selatan (ID): Institut Teknologi Sumatera .
Published
2021-12-31
How to Cite
YUDI, Ahmad. Analisis Penggunaan Waste Material Dari Tanah Galian Di Lahan Itera Dan Zeolit Sebagai Bahan Campuran Beton. Journal of Infrastructure Planning and Design, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 15-23, dec. 2021. Available at: <https://journal.itera.ac.id/index.php/jipad/article/view/789>. Date accessed: 16 may 2022.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.